Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Tuesday, September 7, 2010
Sunday, June 8, 2008
Hang Out (again)
Nyang namanya jalan-jalan pasti enak kalo bareng-bareng, lebih seru dan rame.Dan lebih enak minta traktiran dadakan dengan alasan "bayarin dulu, ntar diganti" hehe.Sama kali ini, sesudah pulang show (duo artis yang berkacamata) tiba-tiba didera rasa lapar yang tak terhingga. Akhirnya mampir ke salah satu resto di Surabaya Town Square, buat makan malam. Biasa, tetep pasang aksi foto-foto..dan
Monday, April 28, 2008
There's something behind it
Sambil nyicipin resto Bu Kris yang (katanya) kesohor itu, makan iga penyet, bakso penyet, dan ayam gorengnya...sampai di obrolan kami. Ya...malam itu sehabis pulang dari rumah sesudah selamatan 3 hari Eyang Uti, trus cari makan malam, " Masa sih Mas, hidup harus dicobaaaaa terus. Kan capek"" Ya kalau sabar kan enggak capek"" Tapi masa, cobaan sediiiiiihh terus. Kehilangaaaaan terus."" Nggak
Wednesday, March 26, 2008
Kena Pelet Pak BONDAN
“ Kehidupan saya semrwautHubungan rumah tangga Saya kalang kabutDan pikiran selalu tidak konsentrasi, karena membayangkan yang lain”(hehe sengaja dibuat bombastis, seperti headline Koran, halah)Cukup, cukup.Begini ceritanya. Semingguan yang lalu, pas lagi liat TV sore-sore. Eh, gak sengaja lihat Om Bondan dengan mak Nyuss-nya. Tahulah, gayanya yang sangat kita banget (suka makan enak, gak takut
Wednesday, January 16, 2008
Pizza-tragic-stories
Beberapa kali, saya lihat tv selalu muncul iklan Pizza versi 'cubit' alias cheezy-bites. Dalam hati, sedikit meleleh liur, berbisik "Kapan ya beli?" ngarep :)Nah, Senin kemarin habis pulang dari puncak Taman Dayu dan basah-basah kehujanan + kedinginan, pengen maem anget-anget. Bingung mo pilih apa...Keliling mulai Mayjend - Basra - Pemuda - Monkasel - sampai Raya Darmo, akhirnya pilihan jatuh ke
Monday, January 7, 2008
Alimentaire toxicomane *
Biarin, eh biarpun, Saya bukan jago atau pakar kuliner, seperti teh Manda atau juga kang Jie. Tapi dari dulu, Sahabat saya si Ratu Lemak, tahu persis betapa Saya suka makan, jajan, dan ngemil apapun itu. Meski badan segini, makannya juga buaanyyak. Anehnya (atau malah untungnya) gak bisa cepet gemuk, tetep stabil. Apapun makanannya selalu siap mulut ini melahap. Ibarat Recycle-bin, semua makanan
Subscribe to:
Posts (Atom)